Menu Close

Pengurus Percasi Kendari Dikukuhkan, Subhan Fokus Bina Atlet Muda

Masyarakat luas, dalam berbagai tataran, telah mengadopsi nilai – nilai baru yang belum sepenuhnya dipahami serta diyakini kebenaran dan kesesuaiannya dengan karakter bangsa. Sementara, nilai – nilai luhur bangsa dianggap sebagai nilai lama yang usang dan sudah tidak relevan dengan semangat reformasi yang sarat dengan semangat perubahan. Semangat perubahan telah diartikan secara hitam putih dan bahkan cenderung pragmatis tanpa memperhatikan dampak yang diakibatkannya. Oleh karena itu, pembinaan dan pengkondisian Ketahanan Nasional dalam berbagai aspeknya, akan menentukan kualitas Pertahanan Negara, baik di masa damai maupun dalam masa perang. Kualitas Pertahanan Negara akan berbanding lurus dengan kondisi Ketahanan Nasional yang dimiliki, artinya setiap perubahan kondisi Ketahanan Nasional bangsa, dengan sendirinya akan berpengaruh terhadap kualitas pertahanan negara dalam implementasinya. Pada hakikatnya Ketahanan Nasional merupakan kondisi sekaligus konsepsi pembangunan nasional dalam pencapaian tujuan dan cita – cita bangsa.

Bayangkan saja, betapa banyaknya biaya yang harus dikeluarkan oleh para calon untuk membuat baliho yang sedemikian banyak, guna menyesaki ruang publik di samping jalan dengan gambar pencalonan dirinya. Ditambah lagi dengan biaya kampanye, biaya saksi di Tempat Pemungutan suara , dan biaya kegiatan lainnya. Jika dikalkulasi secara keseluruhan tentu semuanya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kekalahan kerap kali membuat tindakan seseorang tidak terkontrol dengan baik. Sehingga pada puncaknya kondisi seperti inilah yang membuat manusia menjadi pribadi liar yang bertindak sembarangan. Jika ditarik dalam ranah politik, hal yang dilakukan untuk mengantisipasi kekalahan adalah melalui mahar suara, atau dalam bahasa sarkasnya disebut dengan “Menabur uang untuk membeli suara yang banyak”.

Butuh waktu tahunan untuk bisa menggembleng atlet hingga mendulang prestasi profesional. Polemik itu pun lantas menarik perhatian Women Grand Master Irene Kharisma Sukandar. WGM Irene mengirimkan surat terbuka yang pada pokoknya ingin polemik tersebut tidak menodai percaturan profesional Indonesia. Pasca pesohor kenamaan Deddy Corbuzier memfasilitasinya di kanal YouTube yang memiliki lebih dari thirteen juta subsciber.

Sehingga, hubungan diplomatik antara Hongaria dan Indonesia yang telah terjalin selama 60 tahun perlu ditingkatkan. Bentuknya dengan memperkuat hubungan slot no kecot dagang dengan melibatkan banyak pelaku usaha. YOGYAKARTA,KOMPAS.com – Pemerintah Hongaria akan terus memperkuat hubungan dagang dengan Indonesia.

Situasi itu merupakan efek dari viralnya kemenangan Dewa Kipas atas Levy Rozman , Master Internasional, di pertandingan catur on-line. Kekalahan Rozman menggemparkan dan berujung pada penutupan akun Dewa Kipas karena dianggap curang. Untuk bisa menjaga momentum tersebut, Percasi mesti mengusung program untuk menggalakkan kembali catur. Hal itu sangat potensial mengingat catur tergolong olahraga yang mudah dimainkan, tidak mengenal tempat dan tidak tergantung pada waktu. Meski begitu, Fritz menilai dampak dari fenomena Dewa Kipas ini hanya akan terjadi sesaat saja.

Percaturan Indonesia

Namun sejatinya hal itu masih sukar dilakukan jika berpatokan kepada teori sistem dunia. Pilihannya hanya dua, nasionalisasi aset seperti yang dilakukan Venezuela atau renegosiasi. Sepanjang keberadaan Front Nasional dalam kehidupan politik Indonesia, organisasi ini begitu menonjol dalam konteks keperluan akan adanya golongan fungsional. Penggolongan masyarakat yang terbagi dua yaitu golongan politik dan golongan fungsional menempatkan posisi dan kedudukan Front Nasional sebagai wadah dari golongan fungsional yang dimaksudkan sebagai pendukung dan pengumpulan kekuatan massa bagi mencapai maksud suatu revolusi nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *